Berita
Diskusi Tinjauan Strategi Pengelolaan Gambut ASEAN
Tim ahli Yayasan Gambut dan Global Environment Centre mengikuti diskusi tinjauan Strategi Pengelolaan Gambut ASEAN pada 13 Maret 2020.

Tim Ahli Yayasan Gambut bersama Global Environment Centre pada 13 Maret 2020 melaksanakan Agenda Fokus Grup Diskusi terkait Review Asean Peatland Management Strategy (APMS) di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Agenda ini dihadiri para pihak diantaranya perwakilan dari Kementerian Pertanian, Badan Restorasi Gambut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Wetland International serta berbagai bidand di dalam lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Goal di dalam dokumen APMS yaitu pengelolaan lahan gambut berkelanjutan di kawasan ASEAN melalui tindakan kolektif dan peningkatan kerja sama untuk mendukung dan mempertahankan mata pencaharian lokal, mengurangi resiko kebakaran dan kabut asap serta berkontribusi terhadap manajemen lingkungan global, serta memiliki 4 Tujuan Umum diantaranya;
-
Meningkatkan Kesadaran dan Kapasitas pada Lahan Gambut,
-
Mengatasi Polusi Asap Lintas Batas dan Degradasi Lingkungan,
3.Mempromosikan Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan dan 4). Mempromosikan Kerja Sama Regional.
Dari hasil FGD tersebut yang difasilitasi oleh Direktorat Pengendalian Kerusakan Gambut KLHK, mendapat banyak masukan dari para pihak terkait progress capaian Dokumen Asean Peatland Management Strategi dimana untuk mencapai tujuan Umum APMS melalui 13 Fokus Area dan 25 Tujuan Operasional.
On 13 March 2020, the Yayasan Gambut expert team and Global Environment Centre took part in a focus group discussion on reviewing the ASEAN Peatland Management Strategy (APMS) at the Ministry of Environment and Forestry. Participants included representatives of the Ministry of Agriculture, the Peatland Restoration Agency, the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency, Wetlands International and several departments within the Ministry of Environment and Forestry.
The APMS aims to achieve sustainable peatland management in ASEAN through collective action and enhanced cooperation, supporting local livelihoods, reducing fire and haze risks, and contributing to global environmental management. It has 4 general objectives:
-
Enhance awareness and capacity on peatlands;
-
Address transboundary haze pollution and environmental degradation;
3. Promote sustainable peatland management; and 4) promote regional cooperation.
Facilitated by the ministry’s Directorate of Peatland Degradation Control, the discussion gathered stakeholder input on progress under the APMS, whose general objectives are supported by 13 focus areas and 25 operational objectives.
