Berita
Pemetaan Potensi Hutan Desa Buruk Bakul
Pemetaan mendokumentasikan potensi hutan Desa Buruk Bakul sebagai bahan perencanaan pengelolaan bersama masyarakat.

Maraknya penebangan liar di Desa Buruk Bakul mengancam keberadaan hutan yang tersisa di desa tersebut, sehingga dalam upaya mencegah dan melestarikan hutan yang tersisa membuat masyarakat Desa Buruk Bakul berinisiatif mengajukan Perhutanan Sosial pada kawasan hutan yang tersisa serta kawasan terdegradasi yang tidak di kelola oleh masyarakat. Hasil identifikasi partisipatif oleh masyarakat pada kawasan Hutan terdapat beberapa jenis pohon hutan diantaranya Ramin, Terentang, Meranti, Kelat Malas dan Manggis Hutan.
Calon lokasi Hutan Desa Buruk Bakul setelah di petakan oleh masyarakat seluas 2.224,81 Ha, dimana tutupan lahannya adalah Semak Belukar 1.324 Ha dan Hutan Alam 900 Ha, terletak di Lanskap Giam Siak Kecil dan Kawasan lahan gambut.
Masyarakat Desa mengharapkan kawasan tersebut jika mendapat izin bisa di kelola dengan baik untuk kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat dengan pengelolaan zonasi kawasan tersebut, tentunya inisiatif tersebut juga sangat baik dalam rangka melestarikan lahan gambut serta mencegah terjadinya kebakaran hutan yang berulang pada kawasan yang tidak di kelola.
Illegal logging threatens the remaining forest in Buruk Bakul. To protect it, residents initiated an application for social forestry management over remaining forest and degraded areas not already managed by the community. Participatory identification recorded forest species including ramin, terentang, meranti, kelat malas and wild mangosteen.
Community mapping identified a proposed village forest area of 2,224.81 hectares in the Giam Siak Kecil peatland landscape. Reported land cover comprised 1,324 hectares of scrub and 900 hectares of natural forest.
Residents hope that, once a permit is obtained, zoning and sound management can support both forest conservation and community welfare. The initiative would also help protect peatland and prevent recurring fires in unmanaged areas.
